Jumat, 17 April 2020

Pembuatan Pengurutan Kabel secara "Straight"

Pembuatan Pengurutan Kabel secara "Straight"

Pengertian Kabel UTP


 Istilah UTP merupakan singkatan dari 'Unshielded Twisted Pair', yang merujuk sebagai bagian dari berbagai jenis kabel jaringan Twisted Pair yang terdiri dari beberapa tipe yaitu UTP (Unshielded Twisted Pair), FTP (Foiled Twisted Pair) dan STP (Shielded Twisted Pair).
Jika diartikan secara harfiah, pengertian kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) dapat diurai sebagai berikut :
  • Unshielded = tidak memiliki pelindung berupa lapisan alumunium foil sehingga rentan terhadap gangguan interferensi elektromagnetik.
  • Twisted Pair = kabel pasangan berpilin atau berbelit.
Karakteristik kabel jaringan UTP (Unshielded Twisted Pair) yakni bagian dalamnya terdiri dari 2 kawat tembaga yang dibagi menjadi 8 dawai lalu dikelompokkan lagi menjadi 4 pasang (pair). Tiap-tiap dawai atau pair-nya tersebut dipilin (twisted) saling berlilitan sehingga membentuk sebuah pola berbentuk spiral, serta dilapisi oleh insulator yang dirancang dengan beraneka ragam warna.
Struktur Komponen Dasar Kabel UTP
Untuk lebih jelasnya, karakteristik kabel jaringan UTP (Unshielded Twisted Pair) dapat dijelaskan dengan menggunakan gambar sederhana di atas. Dari gambar tersebut dapat dilihat jika kabel UTP (Unshielded Twisted Pair) terdiri dari :
  • Kawat Tembaga
    Kawat tembaga yang terletak di tengah-tengah ini berfungsi sebagai media konduktor listrik.
  • Insulator
    Tiap-tiap kawat tembaga dilapisi oleh insulator yang memiliki warna berbeda, dimana fungsi lapisan yang satu ini adalah untuk melindungi kawat tembaga agar tidak bersentuhan langsung dengan kawat tembaga lainnya saat dipilin.
  • Cable Jacket
    Di bagian paling luar, terdapat cable jacket yang berfungsi sebagai pelindung kabel UTP itu sendiri terhadap gangguan dari luar.
- Kabel Straight adalah kabel yang digunakan antara komputer dengan perangkat lainnya dan cara pembuatannya dikedua ujungnya sama.
Untuk membuat Kabel Straight dibutuhkan beberapa bahan mapun peralatan seperti ini :
1. Kabel UTP 















2. Tang Crimping  















3. Konektor RJ-45 
 












4. LAN Tester 













Berikut adalah urutan dari kabel straight

 - Orange Putih (OP)
- Orange (O)
- Hijau Putih (HP)
- Biru (B)
- Biru Putih (BP)
- Hijau (H)
- Coklat Putih (CP)
- Coklat (C) 
Dan ini cara pembuatan kabel Straight :

- Kupas bagian ujung kabel utp(saran saya pengupasannya agak panjang, kira-kira 5cm) ini dimaksudkan untuk mempermudah pengurutan kabel.
<pengupasan kabel dapat di lakukan dengan fasilitan tang krimping>

(OP,O) ditempatkan paling kiri
(CP,C) ditempatkan paling kanan
(HP,H) ditempatkan sebelah kanan (OP,O)
(BP,B) ditempatkan sebelah kiri (CP,C)
jika sudah, luruskan kabel.nya per pasang. kedua, pisahkan kabel yang berpasangan menjadi sendirian. kemudian luruskan lagi. ketiga, urutkan kabel yang tepat


Urutkan kabel(menurut saran saya) pertama, urutkan kabel yang masih default,
pegang kabel yang sudah urut dengan tangan kanan(jangan dilepas sampai kabel dimasukan ke konektor)
potong kabel yang sudah urut tersebut dengan tang crimping ( kira-kira 2cm)
ambil konektor lalu masukan kabel tersebut kedalam konektor seperti gambar d

 Urutkan kabel(menurut saran saya) pertama, urutkan kabel yang masih default,
pegang kabel yang sudah urut dengan tangan kanan(jangan dilepas sampai kabel dimasukan ke konektor)
potong kabel yang sudah urut tersebut dengan tang crimping ( kira-kira 2cm)
ambil konektor lalu masukan kabel tersebut kedalam konektor seperti gambar dibawah ini


Pastikan urutan kabel dan pemasangan sudah benar(kabel tidak ada yang kurang masuk). Jika sudah yakin, kancingkan konektor dengan kabel(masukan konektor yang sudah dimasukan tadi kedalam tang crimping) lepaskan kabel dari tangan dan pegang tang krimping dengan kedua tangan dan kancingkan(tekan tang crimping dengan kuat).
Jika sudah, lakukan pada ujung kabel yang satunya dengan urutan yang sama 
Setelah selesai, tes kabel denga LAN Tester. Jika dalam tes tersebut lampu indikator menyala semua dan berurutan 1-G maka pembuatan kabel straight berhasil. Dan jika lampu indikator menyala tidak berurutan maka pembuatan kabel Straight salah/tidak urut.


 

Rabu, 08 April 2020

resume perangkat jaringan komputer Repeater, Bridge, NIC (Network Interface Card)

RESUME PERANGKAT JARINGAN REPEATER, BRIDGE DAN NETWORK INTERFACE CARD (NIC) 




Perangkat Jaringan adalah semua komputer, peripheral, interface card dan perangkat tambahan yang terhubung kedalam suatu sistem jaringan komputer untuk melakukan komunikasi data. Server merupakan pusat kontrol dari jaringan komputer.

A.REPEATER
Pengertian Repeater, Fungsi, Cara Kerja, Jenis, Kelebihan dan ... 
Repeater jaringan atau Network Repeater adalah perangkat yang digunakan untuk memperluas jaringan dari daerah jaringan kabel lokal (LAN) atau nirkabel (WiFi). Di masa lalu, repeater jaringan kabel yang digunakan untuk menggabungkan segmen Ethernet kabel. Repeater akan memperkuat sinyal data sebelum mengirimkan mereka ke segmen uplinked, sehingga sinyal dapat diperluas jangkauannya dari pada kawat. Jaringan Ethernet Modern menggunakan perangkat switching lebih yang canggih, menggantikan perangkat nirkabel dari repeater jaringan yang lebih populer untuk digunakan dengan LAN nirkabel (WLAN) di tempat kerja dan rumah.

Fungsi Repeater

Repeater juga memiliki beberapa fungsi antara lain:
  1. Untuk mengcover daerah-daerah yang lemah sinyal wifi dari Server (pemancar).
  2. Untuk memperjauh sinyal dari Server (pemancar).
  3. Untuk mempermudah akses sinyal Wifi dari Server.

Jenis Repeater
Ada beberapa jenis dari repeater, diantara lain:

1. Passive Repeater
Passive repeater adalah repeater radio yang tidak memerlukan peralatan aktif ( komponen electronic , battery maupun jaringan listrik ). Passive repeater adalah sebuah bidang, semacam papan yg terbuat dari logam atau bahan yang sangat reflektif memantulkan gelombang radio, dengan ukuran yang dihitung secara matematis / match, dipasang diatas bukit , diperhitungkan dengan cermat sudut arah menghadapnya agar mampu “mengkomunikasikan” ( memantulkan ) signal dari dan ke 2 titik yang saling berjauhan dan terhalang gunung/bukit.
Passive repeater banyak dipakai di negara yang memiliki wilayah berbukit bukit, tidak memiliki jaringan listrik keatas gunung dsb. Selama repeater pasif masih memungkinkan untuk dipasang, maka kalau didirikan, ia bisa menghemat banyak biaya dan pemiliknya tidak direpotkan dengan masalah pemeliharaan.
2. Repeater yang Menggunakan 1 Frekuensi
Repeater yang hanya menggunakan/memerlukan 1 frekuensi saja disebut SIMPLEX REPEATER atau disebut juga STORE & FORWARD REPEATER.
Repeater ini banyak digunakan dikomunitas FRS ( Radio Family , semacam KRAP/CB generasi baru ) tetapi ada sebagian negara bagian ( semacam provinsi ) di Amerika yang melarang pengoperasian single freq. repeater. Repeater ini juga banyak dipakai ( dipasang ) di balon udara yang terbang tinggi untuk mendapat coverage yang luas. Banyak dipakai dibalon atau mobil karena beratnya yang ringan dan bentuk yg bisa dibuat sangat ringkas / sederhana.
3. Echolink
Echolink adalah repeater yang dihubungkan ke Internet ( melalui laptop ). Pesan/signal yang diterima akan masuk ke komputer lalu diteruskan melalui jaringan internet sehingga diterima oleh pengguna internet lain.
Jawaban dari pengguna internet kambali akan dipancarkan oleh repeater sehingga diterima oleh operator radio. Itulah proses komunikasi melalui interlink komputer 1 frekuensi / simplex. Echolink juga bisa dihubungkan ke repeater frekuensi / duplex.
4. Echo Station
Echo station bukanlah jenis repeater melainkan nama salah satu program komputer yang banyak di install kedalam komputer yang akan dihubungkan ke repeater. Komputer tersebut. akan berfungsi sebagai pengontrol traffic/lalu lintas komunikasi sekaligus merekam dan atau memutar rekaman ulang audio.
5. Satelite
Satelit pada prinsipnya adalah sebuah repeater yang diluncurkan ke ruang angkasa dan mengorbit bumi sehingga memiliki jangkauan kerja yang sama dengan kalau ia ditempatkan di tower antenna yang tingginya ratusan sampai ribuan km keangkasa sana. Satelit adalah sistem repeater yang paling complex dan mahal , fully computerised. Demikian mahal biaya pembuatan dan peluncurannya sehingga agar awet dan tidak mudah rusak, semua komponen yg digunakan adalah komponen kelas satu dan bahkan harus tahan terhadap kerusakan oleh bakteri, oksidasi, pengaruh kosmis dsb sehingga seluruh komponen dan circuitnya dirangkaikan didalam ruang produksi dan oleh para teknisi yang seluruhnya harus dalam keadaan steril. Satelit memiliki sejumlah frekuensi kerja yang terbagi dalam transponder 2.

B.BRIDGE 
pengertian bridge adalah 

Bridge atau network bridge yang dalam istilah bahasa Indonesia disebut dengan jembatan jaringan merupakan sebuah komponen jaringan yang banyak dipergunakan untuk memperluas jaringan atau membuat segmen jaringan.

Bridge mampu menghubungkan sesama jaringan LAN (Local Area Network) komputer. Selain itu, bridge juga digunakan untuk mengubungkan tipe jaringan komputer yang berbeda seperti Ehernet. Bridge akan memetakan alamat Ethernet dari setiap titik yang ada pada masing-masing segmen jaringan kemudian menyeleksi dan hanya memperbolehkan perpindahan data yang diperlukan melalui jaringan.

Bridge biasanya menggunakan topologi tree. Artinya, hanya ada sebuah rute untuk berbagai tujuan transmisi atau paket data yang akan dipindahkan. Dara akan menempuh beberapa jalur yang seringkali mengakibatkan keterlambatan transmisi data. Ibaratnya sebuah paket, bridge berguna untuk menentukan segmen tujuan dan sumber. Jika segmen sama, maka paket akan ditolak, sementara jika segmen berbeda, maka paket akan diteruskan ke segmen tujuan.

Cara kerja bridge jauh lebih canggih daripada repeater, walau begitu belum secanggih router. Bridge bekerja pada lapisan data link layer model OSI (Open System Interconnection). Dengan model OSI, bridge mampu menghubungkan jaringan komputer yang menggunakan metode transmisi yang berbeda atau medium access control yang berbeda. Berbeda dengan router yang bekerja pada lapisan jaringan dan repeater yang bekerja pada lapisan fisik.

Fungsi Bridge 

Secara umum, bridge adalah alat yang berfungsi untuk menghubungkan dua jaringan. Bridge juga berfungsi untuk memecah satu jaringan yang besar menjadi dua jaringan lebih kecil sehingga akan meningkatkan performa jaringan. Fungsi bridge lainnya secara detail dapat dijabarkan dalam beberapa poin berikut :

 


1. Sebagai Penghubung Dua Jaringan di Tempat Jauh

Secara geografis, misalnya saja di sebuah universitas, terdapat beberapa bangunan yang terpisah cukup jauh. Akan lebih ekonomis untuk memiliki LAN yang terpisah di masing-masing bangunan dan menghubungkannya dengan bridge, dibanding jika harus menyambungkan semua tempat dengan menggunakan kabel koaksial.

2. Otonomi dari Masing-masing Jaringan

Seperti di jaringan perkantoran, setiap departemen memiliki kepentingannya masing-masing, memiliki komputer pribadi, workstation, dan servernya sendiri. Setiap departemen yang tujuan berbeda akan lebih baik dengan jaringan yang berbeda namun terhubung dengan menggunakan bridge.

3. Untuk Mengakomodasi Beban Jaringan

Misalkan di sebuah universitas banyak workstation yang kelebihan beban karena banyak dipakai oleh mahasiswa dan dosen untuk dipakai meminta file yang berada di mesin file server untuk diunduh ke mesin pengguna berdasarkan permintaan. Jika ukuran file besar, maka akan menghambat penyimpanan di LAN tunggal, sehingga akan lebih baik menggunakan dua LAN yang dihubungkan dengan bridge.

Kelebihan dan Kekurangan Bridge

Sebagai sebuah jembatan jaringan, bridge memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Kelebihan bridge adalah ia hanya bisa bekerja pada lapisan Data Link, sehingga tidak dimungkinkan terjadinya transmisi dari satu protokol ke protokol lainnya. Selain itu, bridge juga mampu mendukung beberapa protokol seperti NetBEUI dan LAT yang tidak mungkin dilayani oleh router.
Walau begitu, bridge memiliki kekurangan seperti tidak dimungkinkannya transmisi melalui jalur atau protokol yang berbeda. Selain itu, bridge juga hanya meneruskan paket dari satu jaringan ke jaringan lainnya dengan kecepatan 10 MBPS. Bridge juga hanya meneruskan transmisi tanpa bisa menerjemahkan komunikasi antar protokol.

Cara Kerja Bridge

Untuk memahami cara kerja bridge, bridge dapat diibaratkan seperti ‘repeater yang cerdas’. Repeater bekerja dengan cara menerima sinyal yang datang dari sebuah kabel jaringan, melakukan amplifikasi pada sinyal tersebut, kemudian mengirim sinyal tersebut ke kabel jaringan lainnya. Repeater melakukan kerjanya ini secara buta tanpa memperhatikan isi pesan yang terkandung dalam sinyal tersebut.

Kontras dengan kerja repeater, bridge merupakan alat yang sedikit lebih cerdas. Bridge mampu memahami isi dari sinyal yang datang. Bridge mampu menerima sinyal dan secara otomatis menemukan alamat tiap-tiap komputer di dua jaringan yang terhubung melalui bridge.
Kemudian bridge juga mampu memilah pesan yang datang dari satu sisi jaringan, kemudian melakukan broadcast di jaringan lainnya, namun jika dan hanya jika sinyal pesan dari satu jaringan tersebut memang ditujukan untuk diinfokan pada jaringan yang lain.
Sekian pembahasan kali ini mengenai pengertian bridge beserta fungsi dan cara kerja bridge. Bridge ini mempunyai banyak manfaat, salah satunya bisa digunakan untuk menghubungkan departemen marketing dan departemen keuangan di suatu perusahaan, dengan masing-masing departemen memiliki server tersendiri.

Bridge kemudian bekerja agar kedua jaringan tidak saling membuat macet. Bridge mampu menghubungkan satu komputer di departemen marketing dan satu lainnya di departemen keuangan ketika dibutuhkan. Dengan begitu, secara keseluruhan kinerja kedua jaringan tersebut meningkat.


 C.NETWORK INTERFACE CARD (NIC)
 

Hasil gambar untuk network interface card (nic) adalah

Network Interface Card (NIC) adalah kartu jaringan (papan elektronik) yang ditanam disetiap komputer yang terhubung ke jaringan. Untuk beberapa komputer desktop yang terjual dipasaran saat ini telah dilengkapi dengan kartu yang satu ini. Banyak sekali macam macam kartu jaringan, dan terdapat tiga hal yang harus diperhatikan pada suatu NIC yaitu Tipe kartu jenis Protokol, dan juga tipe kabel yang didukungnya. Tipe kartu terdapat dua macam yaitu PCI dan ISA.

Dan dari sisi kabel ada beberapa tipe kabel yang digunakan ialah UTP (unshielded twisted pair), coaxial dan fiber optik. yang terbanyak dipilih ialah UTP, dikarenakan murah, kemampuanya memadai dan juga pemasangannya cenderung lebih mudah.

Tiga macam NIC yang umum digunakan adalah kartu Ethernet,Konektor Local Talk, dan kartu antar muka jaringan token Ring. Antara Ketiga macam kartu antar muka jaringan tersebut, Kartu Ethernet merupakan yang paling populer, dan selanjutnya Token Ring dan Local Talk.

Fungsi NIC

-Menerima data yang telah dikirim dari komputer lain.
-Sebagai Media pengirim data ke komputer lain di dalam jaringan.
-Untuk megontrol data flow antarakomputer dan sistem kabel.
-Menterjemahkan data menjadi bentuk bit, sehingga dapat dimengerti oleh komputer penerima.

Jenis NIC

A. Network Interface Fisik ( Physical )

Sama seperti dengan namanya, Network inteface card fisik ini merupakan sebuah Network Interface yang dapat kita sentuh karena physical atau fisik, yang berbentuk kartu dan ditancapkan dengan slot yag telah ada di dalam motherboard utuk card NIC. NIC fisik inilah yang biasa kita gunakan sehari-hari, yang memiliki port RJ-45 utuk mengkoneksikan sebuah komputer kedalam jaringan menggunakan kabel.

B. Network Interface Logis (Logical)

Jenis NIC yang satu ini berbeda dengan NIC fisik, NIC yang satu ini merupakan sebuah kartu antarmuka jaringan yang tidak bisa di sentuh dikarenakan Network inerfaces Logical ini adalah sebuah software aau program yang dibuat mendefinisikan dirinya seolah-olah menjadi sebuah Network Interface Card.
 
 

 

 tugas jaringan komputer semester 4

Fitrokh Nur Ikhrom

12.4B.01






Jumat, 01 November 2019

MEMBUAT RUMUS LIMAS SEGI LIMA, BOLA, DAN HUKUM HOOK MENGGUNAKAN CODEIGNITER


PENGENALAN CODE IGNITER
Pada bab ini diharapkan pembaca dapat memahami materi-materi fundamental yang diperlukan sebelum mempelajari framework codeigniter, yaitu bagaimana cara melakukan installing perangkat-perangkat lunak yang diperlukan untuk dapat bekerja dengan codeigniter seperti PHP, web server, database server, dan framework codeigniter itu sendiri. Mahasiswa juga diharapkan dapat memahami pola desain atau arsitektur dari Model-View-Controller (MVC), yang merupakan syaratk mutlak dalam proses pengembangan aplikasi menggunakan codeigniter. Sebelum memulai materi ada baiknya untuk mempersiapkan tools yang dibutuhkan untuk mendukung pembelajan materi web programming 2. tools yang dibutuhkan bisa di download di link berikut https://drive.google.com/open?id=1RrGuGgMBiGRc_Qa8N905yA7w0LotrkNc
Framework Web
Web Application Framework (WAF), atau sering disingkat web framework, adalah Suatu kumpulan kode berupa pustaka (library) dan alat (tool) yang dipadukan sedemikian rupa menjadi kerangka kerja (framework) guna memudahkan dan mempercepat proses pengembangan aplikasi.
Framework web untuk PHP: 
1.       Codeigniter
2.       Yii 
3.       Slim framework
4.        Zend framework
5.       Laravel
6.        Symfony
7.       CakePHP
8.       Phalcon
9.       Kohana
10.   FuelPHP
Sebagian besar dari framework di atas mengimplementasikan pola desain Model-ViewController (MVC), yang memisahkan bagian kode untuk penanganan proses bisnis dengan bagian kode untuk keperluan presentasi (tampilan).
Codeigniter
Codeigniter adalah framework web utnuk bahasa pemrograman PHP, yang dibuat oleh Rick Ellis pada tahun 2006, penemu dan pendiri EllisLab (www.ellislab.com). EllisLab merupakan suatu tim kerja yang berdiri pada tahun 2002 yang bergerak di bidang pembuatan software dan tool untuk para pengembang web. Sejak tahun 2014 sampai sekarang , EllisLab telah menyerahkan hak kepemilikan codeigniter ke British columbia Institue of Technology (BCIT) saat ini situs resmi codeigniter adalah www.codeigniter.com.
Instalasi Software
Software yang dibutuhkan pada pembelajaran kali ini yaitu:
a. Web server (Apache2Triad, WAMPP server, Xampp Server, dll) Untuk Xampp server bisa didownload di https://www.apachefriends.org/
b. Text Editor (notepad, notepad++, sublime text, atom, visual studio code, dll)
c. Codeigniter https://codeigniter.com/
d. Web Browser (Mozila Firefox, google chrome, IE, Safari, UCBrowser, Opera, dll).
Instalasi Codeigniter
a. Download Package codeigniter pada situ resminya yang sudah disebutkan di atas.
b. Saat ini versi stabil dari codeigniter adalah 3.1.6
 c. Setelah di download ektrak file codeigniter pada direktori C:\xampp\htdocs

d. lalu ubah folder Codeigniter menjadi sesuai keinginan kita. disini saya akan ubah folder codeigniter tersebut menjadi bangunruang.
e. Setelah itu, sekarang coba akses folder tersebut melalui browser.
f. jangan lupa untuk menyalakan XAMPP terlebih dahulu.
g. lalu akses dengan url http://localhost/nama_folder_project pada tutorial kali ini saya beri nama dengan bangunruang
 

h. Jika sudah tampil halaman Welcome Codeigniter, itu artinya anda telah berhasil melakukan instalasi codeigniter.
Struktur Folder Codeigniter
Di dalam folder codeigniter terdapat 3 folder utama yaitu Application, System, User
Guide. Folder application berguna sebagai tempat untuk mendevelop aplikasi nanti, Folder system berisi library atau kumpulan fungsi-fungsi dasar Codeigniter (CI), sedangkan User Guide berisi sebagai buku panduan atau dokumentasi dari codeigniter.


Lalu kita fokus pada folder application/config dan semua berawal dari file routes.php Apabila kita buka file tersebut, maka kita akan menemukan default_controller yang telah terisi dengan nama “welcome”, yang mana default_controller ini berfungsi ketika user tidak


melakukan atau memasukkan apapun pada URL browser, maka secara otomatis mencari controller dengan nama “welcome”.
Controller Welcome itu sendiri bisa anda temukan pada folder application/controllers. Pada file welcome_controller tersebut terdapat fungsi index yang gunanya meload bagian
view atau memanggil halaman views dengan nama welcome_messages sebagai berikut.


Sekarang lihat pada bagian views yang terletak pada application/views. Pada folder view tersebut terdapat file dengan nama welcome_message. Pada bagian inilah semua html dan css akan diletakkan yang nantinya akan ditampilkan ke pengunjung.



MODEL, VIEW, CONTROLLER
Pada bab ini diharapkan pembaca dapat memahami secara detail tentang pembuatan dan penggunaan komponen model, view, controller yang merupakan kunci utama dalam menggunakan framework codeigniter.
Pengertian MVC
Pada pengertian codeigniter di atas tadi di jelaskan bahwa codeigniter menggunakan metode MVC. Apa itu MVC? kita juga harus mengetahui apa itu MVC sebelum masuk dan lebih jauh dalam belajar codeigniter.
MVC adalah teknik atau konsep yang memisahkan komponen utama menjadi tiga komponen yaitu model, view dan controller.
a.       Model
Model adalah kelas yang merepresentasikan atau memodelkan tipe data yang akan digunakan oleh aplikasi. Model juga dapat didefinisakn sebagai bagian penanganan yang berhubungan dengan pengolahan atau manipulasi database. seperti misalnya mengambil data dari database, menginput dan pengolahan database lainnya. semua intruksi atau fungsi yang berhubung dengan pengolahan database di letakkan di dalam model. Sebagai contoh, jika ingin membuat aplikasi untuk menghitung luas dan keliling lingkaran, maka dapat memodelkan objek lingkaran sebagai kelas model.
Sebagai catatan, Semua model harus disimpan di dalam folder application\models
b.      View
View merupakan bagian yang menangani halaman user interface atau halaman yang muncul pada user(pada browser). tampilan dari user interface di kumpulkan pada view untuk memisahkannya dengan controller dan model sehingga memudahkan web designer dalam melakukan pengembangan tampilan halaman website.
c.       Controller
Controller merupakan kumpulan intruksi aksi yang menghubungkan model dan view, jadi user tidak akan berhubungan dengan model secara langsung, intinya data yang tersimpan di database (model) di ambil oleh controller dan kemudian controller pula yang menampilkan nya ke view. Jadi controller lah yang mengolah intruksi.

Dari penjelasan tentang model view dan controller di atas dapat di simpulkan bahwa controller sebagai penghubung view dan model. misalnya pada aplikasi yang menampilkan data dengan menggunakan metode konsep mvc, controller memanggil intruksi pada model yang mengambil data pada database, kemudian controller yang meneruskannya pada view untuk di tampilkan. jadi jelas sudah dan sangat mudah dalam pengembangan aplikasi dengan cara mvc ini karena web designer atau front-end developer tidak perlu lagi berhubungan dengan controller, dia hanya perlu berhubungan dengan view untuk mendesign tampilann aplikasi, karena back-end developer yang menangani bagian controller dan modelnya. Jadi pembagian tugas pun menjadi mudah dan pengembangan aplikasi dapat di lakukan dengan cepat dan terstruktur.

Bentuk umum model seperti berikut:
Class Nama_model extends CI_model {
// badan kelas
}

jika ingin memanggil konstruktor kelas CI_model dari konstruktor kelas model yang didefinisikan, maka bentuk umumnya seperti berikut:
class Nama_model extends CI_model {
//konstruktor kelas model
Function __construct( ) {
//memanggil konstruktor kelas CI_model
$parent: : __construct( );
//...
}
// ...
}

latihan1 penggunaan hanya controller
Controller Latihan1 simpan dalam folder Application/controllers/



Untuk melihat hasilnya ketikkan url localhost/bangunruang/latihan1

Contoh2 menggunakan Controller dan Model
 Model Model_latihan1.php simpan di application\models\


Ubah controller Latihan1 yang sebelumnya sudah dibuat sehingga menjadi seperti berikut:


Untuk melihat hasilnya ketikkan url
localhost/bangunruang/index.php/latihan1/perhitungan/2/6

Contoh3 menggunakan Controller dan View dan Model
View view-latihan.php Simpan di application\views\


Menetukan Kontroler Standar (Default)
Controller standar (default) adalah controller yang akan dipanggil secara otomatis ketika user tidak menyertakan nama controller di dalam URI.
Contoh penulisan URI:

pada contoh permintaan di atas, kita tidak menyertakan nama controller yang akan dipanggil (segmen pertama). Permintaan tersebut akan memanggil controller standar yang sudah didefinisikan oleh codeigniter, dan akan memberikan hasil seperti berikut:


Controller standar dapat ditentukans sendiri sesaui dengan keinginan, yaitu dengan cara melakukan konfigurasi pada file routes.php yang terletak pada folder application\config\. cari baris code berikut:


Ubah kata welcome dengan nama controller yang diinginkan untuk dijadikan controller standar

Menghilangkan index.php pada codeigniter
Dalam rangka pengamanan web site, biasanya seorang web developer akan melakukan berbagai trik untuk dapat mengamankan web miliknya. Ada yang dibuatkan sistem sandi yang diubah secara berkala, ada yang menggunakan sistem sandi dengan teknik kriptografi yaitu mengenkrip sandi sedemikian rupa agar tidak mudah dipecahkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, ada juga yang menggunakan trik kamuplase pengaksesan file, dan lain lain. Berikut ini adalah salah satu trik untuk mengelabuhi pihak yang tidak bertanggung jawab agar tidak mudah untuk melakukan pencurian atau penggunaan data yang merugikan yaitu dengan cara menghilangkan index.php pada url codeigniter. cara nya buka config.php yang terletak pada folder application/config/, kemudian cari pengaturan
$config[„index_page] seperti di bawah ini.


Kemudian hapus index.php pada pengaturan sehingga menjadi


Setelah menghapus index, selanjutnya adalah membuat file .htaccess pada direktori root codeigniter. Caranya buat file baru dengan nama .htaccess tanpa diberi extensi, karena .htaccess merupakan file yang tidak berekstensi. Diawali dengan tanda titik ( . ).

File bangunruang/.htaccess


Simpan dan sekarang coba akses di web. Disini untuk contoh dalam rangka mencoba apakah sudah berhasil atau belum menghilangkan index pada codeigniter, kita akan coba mengakses method penjumlahan yang sudah ada pada controller Latihan1.php tanpa menyertakan kata index.php pada URL.
Jika biasanya untuk mengakses method dalam kontroler Latihan1 diatas harus dengan mengetikkan






SEMOGA YANG MEMBACA BLOG INI DAPAT MEMBANTU MENGERJAKAN TUGAS MVC DI CI :D

       Ini merupakan Tugas Project Semester 3 kami pada mata kuliah Web Programming 2 di Universitas Bina Sarana Informatika.

Kami Yang Mengerjakan Tugas Ini :
1. Mulana Malik Iibrahim ( Bahas view da contohnya)
2. Praja Yudha Setia Maulid ( Bahas Model dan contohnya)
3. Fitrokh Nur Ikhrom (Membuat Blog)
4. Qorik Indah Mawarni ( Membuat Blog)
4. Utary Ummi Amelya ( Bahas controler dan contohnya)